|
|
|
Saya ingin memperkenalkan diri, nama saya adalah Mahmud Ahmad SH.Msc berumur 53 tahun, sejak tahun 1981 tepatnya awal 1982, saya menderita penyakit asam urat (gout), saya menderita akibat asam urat yang tinggi ini adalah hampir sepertiga dari hidupsaya, lebih kurang sudah 19 tahun, menderita rasa nyeri yang kadang kadang sangat sakit dan sakit yang luar biasa dan dibarengi dengan terjadinya pembengkakan dari telapak kaki sampai kelutut. Kadang kadang di bagian lutut ada berisi cairan yang harus terpaksa di sedot dengan jarum suntik. Akibat dari lamanya penyakit ini mengidap dalam tubuh saya sehingga timbul benjolan keras disebelah kanan ibu jari kaki, ini di sebabkan karena cairan asam urat yang mengeras berbentuk pengapuran tumbuh diatas tulang.
Penderitaan yang saya alami bukan hanya sampai disitu saja, melainkan akibat dari pengeluaran cairan pada
lutut, saya merasa sangat kesakitan hingga pingsan dan terjatuh dengan benturan keras diatas
lantai, akibatnya saya menderita geger otak, sehingga terpaksa dirawat satu bulan di rumah
sakit. Akibat lainnya adalah disebabkan pemakaian obat voltaren, saya terkena semacam alergi hingga mengakibatkan pingsan dan turunnya tekanan darah sampai 50, ini benar benar
gawat, waktu itu katanya saya sudah di kerumuni oleh sanak keluarga karena pingsan yang begitu lama dan dirawat di rs Baromeus di
Bandung.
Secara kebetulan ketika saya sedang di kantor datang seorang pengusaha yang sedang menguruskan
perizinan, melihat saya terpincang pincang berjalan di kantor, rupanya secara sepontan dia menawarkan saya untuk di obati secara chikung oleh bapak Yopit Liswardi yang ahli dalam pengobatan
chikung. Mulanya saya agak ragu karena saya sejak dulu kurang percaya terhadap pengobatan yang bersifat
abstrak, namun setelah saya coba yang dilakukan di sebuah restoran, sambil makan siang
bersama. Ini benar benar mengagetkan saya karena tanpa sentuh hanya dengan jarak satu meter, sambil mengangkat telapak tangannya pak Yopit dapat membuat seluruh kaki saya terasa seperti diayunkan sehingga rasa sakit ber pindah pindah yang menurut keterangan pak Yopit ini disebabkan asam urat yang ada di kaki di buyarkan dan akhirnya rasa sakit menjadi
berkurang. Pengobatan ini dilakukan 4 kali. Yang dua kali bahkan dilakukan dari
rumah, saya berada dirumah saya , sedangkan pak Yopit ada di rumahnya. Dia meng obati saya selama 15 menit saja sampai rasa sakitnya menghilang .
Saya dianjurkan juga supaya minum air putih sebanyak 6 gelas pada saat itu.
Pengobatan yang terakhir yaitu yang ke empat kali, dilakukan sambil santai, makan siang disebuah restoran dan pada kesempatan itu saya mengajak puteri saya yang sudah sejak kecil terkena alergi pada hidungnya sehingga sering mengeluarkan darah dipagi hari kalau terkena udara dingin dari ac.
Benar benar Allah memberkati saya dan anak saya, kaki saya sudah tidak sakit lagi dan juga hidung puteri saya tidak lagi berdarah kalau kena udara dingin dari ac. Ini benar benar luar biasa tidak pernah saya bayangkan
sebelumnya. Rupanya Allah melalui bapak Sumardi dan bapak Yopit dapat menghilangkan rasa sakit dan asam urat yang saya
derita.
Saya sangat berterima kasih kepada Ahli chikung ini (bapak Yopit) dan yang mencarikan saya ahli chikung yaitu pak
Sumardi.
Mudah mudahan kebaikan dan kerelaan serta kesabarannya dalam menerima saya selama di obati serta kemurahan hatinya akan mendapat ridho illahi dan pahala sesuai dengan kebaikannya serta ke ahliannya dapat dimanfaatkan untuk kepentingan
kesehatan.
Saya mempunyai keahlian urut pijit atau refleksi. Untuk menambah bobot keahlian, saya bergabung dan berlatih Chikung “sinar agung” yang dipimpin oleh bapak Yopit. Pelatihan Chikung ini ini tidak memihak satu agama atau keyakinan. Saya berlatih 4 kali pertemuan, selebihnya saya berlatih sendiri dirumah. Hasil atau pengalaman saya selama belajar chikung adalah sebagai berikut: 1. Saya bisa mendeteksi penyakit baik diri sendiri ataupun orang lain. 2. Bisa mengecek berapa kadar gula dalam darah, tekanan darah dan asam urat. 3. Bisa menyembuhkan bermacam penyakit, baik penyakit sendiri maupun orang lain. Ini semua tanpa menyentuh tubuh pasien. 4. Sewaktu saya mengunjungi pernikahan teman, dalam perjalanan naik bis umum saya melakukan meditasi mengembara. Tiba tiba mata kanan saya melihat rumah yang belum pernah saya kenal. Dalam hati saya bertanya apakah ini adalah rumah teman saya. Setelah sampai di tujuan , ternyata apa yang saya lihat tadi benar serupa dengan rumah teman saya.
Akibat perang grilya menghadapi tentara sekutu ( inggris dan Belanda) di Jawa timur dan Jawa tengah sejak tahun 1945 sampai dengan akhir tahun 1950, selama itu hidup dalam keadaan yang tidak teratur membuat saya selalu menderita sakit sakit. Sakit ini berlanjut selama 18 tahun. Baru setelah mengenal Orhiba dari bapak Soenari Wibowo, Maka sejak tahun 1968 hingga sekarang saya tidak pernah ke dokter lagi, saya merasa cukup sehat. Namun batuk yang saya derita puluhan tahun belum berhasil sembuh. Saya kenal Pak Yopit melalui seorang teman, rupanya pak Yopit menaru minat pada perpustakaan saya. Ketika dia berkunjung ke Malang di tempat tinggal saya, banyak buku yang dipinjam oleh pak Yopit. Saya mempersilah kan pak Yopit melihat semua buku diantaranya banjak buku buku paringan( pemberian) dari EGA (Eyang Gusti Aji), Eyang Sosrokartono, lektur Kawruh jiwo dari Ki Ageng Suryomentaram, karya ronggowarsito dan Mangkunegoro ke 4 , buku teosofi dan aliran kebatinan,kitab suci injil dan Quran, wedha, Dhammapada, Su Si Thai Hak dll yang semuanya ada di perpustakaan saya atas pemberian dari orang / sang guru. Pak Yopit senang dengan perpustakaan dan minta izin membuat copi dan meminjam untuk di copi. Sekali waktu pak Yopit mengundang saya untuk berkunjung ke rumah nya dan saya menginap beberapa kali dirumah pak Yopit. Selama dirumah pak Yopit kami bertukar pikiran tentang buku buku tadi. Banyak pendapat dan pikiran pak Yopit sesuai dengan pemikiran saya. Disaat saya menerangkan hal hal yang kurang di mengerti oleh pak Yopit dia menganggap saya adalah gurunya dan penuh perhatian menjadikan dirinya sebagai murid. Dia mengatakan bahwa hubungan antara guru dan murid adalah demikian yaitu yang menerangkan adalah guru sedangkan yang mendengarkan adalah murid demikian sebaliknya terus menerus. Tanpa diminta pengobatan, Pak Yopit mengobati batuk saya dan menerangkan secara simpel tentang chakra dan energi chi yang dapat dipergunakan untuk pengobatan diri sendiri atau orang lain baik jarak dekat maupun jarak jauh. Jadi saya termasuk orang yang disembuhkan dari batuk yang puluhan tahun saya derita, melalui pengobatan chikung. Untuk itu saya sampaikan terima kasih yang tak terhingga.
Saya tertarik untuk mengikuti latihan bersama Sinar Agung , setelah membaca buku “mengaktifkan kekuatan dalam diri untuk pengobatan”.Bersama seorang kawan, mendaftarlah kami untuk mengikuti latihan 1 (satu) minggu sekali tersebut. Tanggal 15 april 2000 adalah merupakan hari pertama kami ikut latihan. Saya dan kawan saya terkejut dengan jurus jurus atau gerakan gerakan yang diajarkan, karena jurus tersebut terlalu mudah dan sederhana. Timbul rasa sangsi dan tidak percaya apakah dengan latihan seringan itu bisa menghimpun tenaga untuk pengobatan. Sepulang dari latihan pertama , dirumah isteri saya melaporkan bahwa tadi pagi dia membawa anak perempuan kami (umur 23 tahun) ke dokter karena timbul bisul bisul di paha. Malam harinya, sekitar jam 02.00 pagi, kami dibangunkan oleh anak kami tersebut. Dia minta dibawa ke rumah sakit saat itu juga karena tidak tahan dengan rasa sakit akibat bisul bisul tersebut. Dalam keadaan setengah tidur dan setengah bangun, saya minta anak saya untuk tiduran. Setelah kurang lebih 10 menit saya melaksanakan pengobatan dengan cara cara yang saya pelajari pagi tadi, saya lihat anak saya mulai tenang dan kemudian tertidur pulas. Pagi harinya anak saya bercerita bahwa pada waktu diobati badannya terasa bergetar getar dan diikuti ber angsur angsur rasa sakitnya menghilang. Pengalaman ini sangat mengesankan bagi saya dan sekaligus sebagai pendorong bagi saya untuk mengikuti latihan dengan lebih tekun lagi.
Saya adalah seorang Senior Medical Officer,berusia 53 tahun ,bekerja disebuah perusahaan minyak swasta di Jakarta.Saya tertarik tehnik penyembuhan alternatif dengan menggunakan tenaga Ch'i.Saya sudah mempelajari macam2 tehnik penyembuhan alternatif lain, tetapi belum menemukan latihan2 sederhana di perguruan Sinar Agung pimpinan Bapak Yopit Liswardi dengan hasil yang memuaskan. Saya mengenal ini dari membaca buku Mengaktifkan Kekuatan Dalam Diri Untuk Pengobatan, karangan Bapak Yopit Liswardi, pada awal November 1999. Saya segera mendaftarkan diri pada perguruan Sinar Agung di jl.Cilosari no.25, Cikini ,Jakarta. Sewaktu mulai berlatih itu Chakra2 utama (ada 7 ) diaktifkan oleh Bapak Yopit L . Waktu itu leher sampai pundak saya sering kaku.Saya periksa tensi ,asam urat,Cholesterol total,trigliserida,gula darah,Rontgen photo cervical semua dalam batas normal.Saya sudah makan obat2 untuk relaksasi otot ,NSAID, Rehabilitasi medik (Sesuai Bidang saya Yaitu Dr.Sp.RM ).Rasa kaku itu tidak tuntas hilangnya. Menurut Bapak Yopit L asam urat di dalam otot2 leher saya meninggi . Ternyata setelah saya latihan dan memprogram penyembuhan diri sendiri kaku2 diotot leher dan bahu sembuh. Sekarang latihan Ch'ikung Sinar Agung sejak Januari 2000 diadakan setiap sabtu pagi (07.30 - 09.00) di samping Komp.pertokoan Duta Permai Bekasi Selatan.Kebetulan dekat dengan tempat tinggal saya. Sesuai judul tulisan ,saya mempunyai pengalaman dalam mengobati patient dengan menggunakan Ch'ikung dengan jarak jauh (patient dirumahnya).Untuk Hypertensi reaksi nya cukup cepat dengan penyaluran Ch'i sekitar 2 menit ( 160/100 menjadi 140/90 ). Juga ada patient mengeluh siku nya sakit (asam urat diototnya tinggi) dengan menggunakan Ch'i jarak jauh , patient merasa sakitnya berkurang sampai hilang .(ini juga sekitar 2 menit ). Semoga pengalaman saya dapat berguna bagi orang lain atau sejawat yang tertarik untuk mempelajari penyembuhan dengan menggunakan Ch'i.
Saya belajar chikung dari bapak Yopit Liswardi dua bulan yang lalu, latihan seminggu sekali. Sebelum belajar saya mengira bahwa belajar chikung itu susah, ternyata mudah sekali dan tak banyak mengeluarkan energi Asalkan kita tekun belajar dan mengikuti petunjuk petunjuknya serta sering mencoba menolong orang untuk disembuhkan penyakitnya, niscaya kita akan berhasil Memang dulu saya pernah ikut latihan senam seni pernafasan tenaga dalam untuk pengobatan dan kesehatan tapi itu cukup banyak memakai energi bila kita ingin menyembuhkan seseorang. Tentunya kesembuhan dan lainnya tergantung kepada izin Allah semata Penyembuhan dengan chikung tidak perlu tekan nafas segala, cukup dengan santai dan dengan hati yang tenang kita dapat menolong orang lain sekalipun jauh tempatnya Saya punya pengalaman sedikit yaitu pada suatu malam jam 21.30 kakak saya di Bekasi timur telepon mengeluh katanya perut di bawah tulang iga bagian akhir terasa nyeri, Sambil telepon saya mencoba menyembuhkan dengan chikung dan tak lupa terlebih dulu saya mohon izin Allah untuk kesembuhannya. Alhamdulilah tak lama kemudian rasa nyeri dan sakitnya berangsur angsur sembuh dan katanya sudah cukup enakan. Pada kesesokan hari katanya sakit dan nyeri sudah tidak ada lagi. Alhamdulilah saya bisa membantu mengurangi penderitaan orang lain atas izin Allah Sehingga saya berkesimpulan bahwa chikung yang saya pelajari dari bpk. Yopit Liswardi sangat bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga dan orang lain yang membutuhkan pertolongan untuk penyembuhan Bilamana belum juga sembuh orang yang kita bantu, janganlah berkecil hati karena mungkin belum diizinkan Allah. Jadi kita harus mempunyai pegangan bahwa manusia harus berusaha terus menerus jangan putus asa karena yang menentukan berhasil tidaknya usaha kita tergantung pada izin Allah semata
Saya seorang dosen PTS, pernah berlatih kurang lebih 1 tahun tentang pengobatan secara bati ( non medis) Satu saat saya tertarik dan membaca buku tulisan karangan pak Yopit Liswardi yang berjudul : mengaktifkan kekuatan dalam diri anda untuk pengobatan, setelah berkonsultasi langsung pada penulis, kemudian saya mengikuti latihan yang disebut chikung Setelah saya latihan chikung 2 kali, kebetulan anak saya no 4 umur 8 thn memderita demam panas. Maka saya mencoba mengobati dengan chikung, ternyata beberapa jam kemudian badan nya tidak panas lagi. Kemudian malam nya saat semua sedang tidur, ia terbangun mengeluh karena gigi graham bawah sebelah kanan sakit sakit. Segera saya obati dengan chikung ternyata dia terus tidur lagi dengan pulas dan saat bangun pagi harinya tidak sakit lagi Sebelum melakukan pengobatan tidak lupa berdoa pada Tuhan terlebih dulu , dan mengucapkan syukur atas karunia Nya Pengalaman lain adalah saya mencoba mendeteksi perbedaan antara air biasa (matang) dengana ir zam zam (dari Makkah), serta antara madu dengan sirup. Dengan menrgunakan chikung ternyata pada air zam zam dan madu tersebut mengandung energi chi untuk penyembuhan. Sedangkan pada air biasa dan sirup keaadaannya netral/ kosong dari chi Adi dengan chikung saya merasakan manfaat untuk menjaga dan memelihara kesehatan diri sendiri dan keluarga
Saya adalah seorang korban NARKOBA, umur saya sekarang 21 tahun.Saya memakai Narkoba jenis “Putauw”atau yang dikenal sebagai Heroin.Saya telah bergumul dengan pergaulan bermacam-macam jenis Narkoba, tetapi yang saya merasa sangat ketergantungan adalah jenis “Putauw”.Akibat pemakaian “Putauw” yang telah menahun (+/- 5 tahun ) saya menjadi sangat tergantung, bila tidak mengkonsumsi maka kondisi badan dan mental menjadi kacau tidak karuan (biasa disebut : “Sakau”). Selama beberapa tahun tersebut ada keinginan untuk sembuh, tetapi karena tidak tahu caranya maka selalu saja tidak berhasil. Akhirnya saya meminta pertolongan orang tua, bersama orang tua saya mencoba berbagai cara pengobatan medis, mulai dari yang biasa, metode Dadang Hawari, sampai dengan metode canggih dari Israel. Saya juga mencoba berobat ke semacam orang pintar, tetapi itu semua hasilnya tidak maksimum sembuh.
Memang untuk sembuh 100% itu tidak mungkin ! Karena seumur hidup rasa kangen itu akan selalu ada !Ada perkataan “sekali seorang pencandu selamanya akan tetap seorang pencandu” Tetapi yang membedakan adalah kemapuan seseorang untuk mengatasi rasa kangen tersebut !
Saya mengenal Bpk Yopit dari Paman saya yang kebetulan adalah teman semasa kerja-nya dulu.Paman saya memberitahu bahwa ada cara penyembuhan yang sederhana sekali, yang semua orang bisa melakukannya baik untuk menyembuhakn diri sendiri maupun orang lain.Lalu saya bertemu dengan Bpk Yopit, beliau memberi program untuk penyembuhan Narkoba ini harus 7 kali datang untuk di “Chí Kung” oleh beliau. Pertama-tama saya agak bertanya-tanya apa iya dengan cara yang sepertinya sederhana sekali dapat mengatasi masalah Narkoba saya yang sudah menahun !
Namun setelah saya jalani dengan beberapa kali datang saya sudah diajarkan senam dasar dan beberapa jurus senam Chí Kung supaya saya juga bisa menggunakan Chí yang ada pada diri saya dan dapat mengambilnya dari lingkungan untuk digunakan pada terapi penyembuhan saya, karena selain di Chí Kung oleh Bpk Yopit beliau menganjurkan untuk rutin melakukan senam-senam Chí Kung ini guna membantu mempercepat proses penyembuhan.
Menurut Bpk Yopit penyembuhan dengan Chí Kung ini cara bekerjanya adalah energi Chí mengalir keseluruh tubuh untuk kemudian menghancurkan racun-racun Putauw pada seluruh badan dan otak.Yang dengan sendirinya karena Putauw tersebut telah hancur dan keluar melalui urine,keringat,udara yang kita keluarkan dan pembuangan yang lainya maka badan akan bersih dari Putauw.
Setelah saya menjalani 7 kali datang disertai senam yang dilakukan rutin saya merasakan manfaat yang betul-betul membuat saya bersyukur bahwa saya bisa mengatasi problem Narkoba saya, Dan yang paling penting bahwa cara Chí Kung ini lebih membersihkan racun putauw dari tubuh saya dibanding dengan cara-cara yang lainya, karena terasa sekali dari rasa kangen yang biasanya sangat susah untuk diatasi dengan cara yang lainnya, dengan Chí Kung ini saya bisa mengatasi rasa kangen tersebut, tentu saja dengan cara saya tetap rutin melakukan senam-senam-nya, karena selain baik untuk kesehatan, baik juga untuk menambah Chí dalam tubuh saya guna mengobati diri saya dan orang lain (bapak saya rutin tiap pagi saya obati penyakitnya dengan Chí Kung) Dan juga semuanya tidak terlepas dari Niat !
Sekarang saya sedikit-sedikit telah mencoba untuk kembali beraktivitas seperti dulu sebelum saya terlibat Narkoba, karena hampir bisa dipastikan orang yang terlibat Narkoba pasti segala sesuatunya menjadi berantakan, saya mulai mencoba untuk kuliah kembali dan mulai mengembalikan semangat hidup saya dengan kembali melakukan hobi-hobi saya tentunya yang positif. Dan yang terpenting jangan sampai ada waktu yang terbuang percuma, karena saya sudah ketinggalan dan harus banyak mengejar ketertinggalan saya.
Saya merasa bersyukur sekali bertemu dengan Bpk Yopit sehingga bisa mengenal Chí Kung ini dan saya mengucapkan terima kasih yang tulus atas bantuan beliau.Bagi sesama korban Narkoba janganlah berputus asa masih ada jalan untuk menuju kesembuhan, salah satunya adalah dengan Chí Kung ini, dari pada berobat ke rumah sakit yang tentunya membutuhkan biaya besar tidak ada salahnya untuk mencoba cara ini, apalagi bagi yang tidak mampu dalam pengobatan ini tidak ditetapkan besarnya tarif hanya suka rela saja (sebagai subsidi silang) .Semoga pengalaman saya ini bisa bermanfaat bagi sesama korban Narkoba dan bagi seluruh orang pada umumnya.
Nama saya : Drs I Wayan Sudanta, Finance Director dari sebuah perusahaan Jepang. Usia saya saat ini 58 tahun Dua bulan yang lalu, tanggalnya saya lupa, pergelangan tangan kiri saya terasa pegal pegal. Hal ini saya ceritakan kepada seorang teman yang usianya sudah cukup lanjut (74 tahun) Teman tersebut menyarankan saya untuk menghubungi bapak Yopit Liswardi yang sebelumnya sudah saya kenal juga. Saya angkat telepon ke Bapak Yopit dan saya ceritakan tentang tangan kiri saya. Setelah beberapa sat beliau mengatakan bahwa asam urat saya tinggi dan sambil terus berbicara di telepon, beliau mengobati tangan saya. Tidak lama kemudian, beliau meminta saya agar menggoyang-guyangkan tangan saya dan dan setelah itu telepon di tutup. Satu jam kemudian saya sudah tidak merasakan lagi pegal pegal pada tangan kiri saya Saya kembali menelpon Pak Yopit dan saya beritahukan bahwa tangan kiri saya sudah normal dan tidak lupa saya menyampaikan rasa terima kasih saya kepada beliau. Saya juga sekalian minta saran beliau, makanan apa yang sebaiknya dikurangi untuk dikomsumsi oleh penderita asam urat seperti saya. Jawaban beliau saya tidak usah membatasi makanan saya, namun bila ada keluhan lagi, saya disaran kan menghubungi beliau Benar benar cara pengobatan yang sulit dipercaya tetapi bisa menyembuhkan dan lagi cukup angkat telepon, keluhan saya bisa hilang seketika Belakangan saya tanyakan apakah terhadap pasien yang belum kenal dapat diobati melalui telepon ? Jawaban beliau adalah harus kenal dulu dengan pasiennya, baru beliau bisa menyembuhkan seperti halnya beliau menyembuhkan tangan kiri saya Demikian sedikit pengalaman saya, mudah mudahan berguna bagi teman teman, bapak dan ibu yang memerlukan, terima kasih
Chikung sangat bermanfaat untuk pengobatan. Saya sering sakit pinggang dan sakit kaki pada lutut saya Setelah saya mendengar ada pengobatan dengan mempergunakan tenaga chikung, maka saya mencobanya dan ternyata sakit pinggang dan sakit kaki saya sembuh dan tidak kembali kembali sampai sekarang Oleh bapak Yopit dikatakan bahwa asam urat di otot saya tinggi, kebetulan tempat tinggal saya berdekatan dengan tempat pengobatan bapak Yopit, dan saya sering menyaksikan pengobatan yang dilakukan oleh bapak Yopit terhadap pasien pasiennya, terutama pasien jantung koroner dan asam urat tinggi, setelah diobati oleh bapak Yopit lebih kurang 20 menit, hasilnya sangat luarbiasa, karena pasien tersebut merasa penyakitnya sembuh Oleh Bapak Yopit saya disarankan untuk belajar chikung supaya dapat mengobati diri sendiri Setelah belajar dengan bapak Yopit beberepa kali saya telah mampu mengobati diri sendiri dan saudara saudara saya Ternyata pelajaran yang diberikan oleh pak Yopit sangat sederhana dan mudah untuk dipelajari dan hasilnya sangat menakjubkan |
|
|